Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Awal Oktober, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang

Binti Mufarida
Cuaca ekstrem pada 27 September hingga 3 Oktober 2024. (Foto: Ilustrasi/Ist)

“Dalam sepekan ke depan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” imbaunya.

Sementara itu, analisis dan pantauan BMKG bahwa dalam sepekan terakhir curah hujan di beberapa wilayah Indonesia masih cukup tinggi pada sepekan terakhir. Tercatat hujan dengan intensitas sangat lebat (100-150 mm/hari) dan lebat (50-100 mm/hari) terjadi pada 20 September 2024 di Stasiun Meteorologi Kalimarau Kalimantan Timur (139.0 mm/hari).

Kemudian, pada 22 September di Stasiun Meteorologi Nangapinoh Kalimantan Barat (80 mm/hari), tanggal 23 September di Stasiun Meteorologi Mozez Kilangin Papua Tengah (103 mm/hari), tanggal 24 September di Stasiun Meteorologi H. As. Hanandjoeddin Bangka Belitung (112 mm/hari), Stasiun Meteorologi Torea Papua Barat (90 mm/hari), di Stasiun Meteorologi Japura Riau (86mm/hari), Stasiun Meteorologi Mahmud Badaruddin II (57 mm/hari).

Selanjutnya, di Stasiun Meteorologi Yuvai Semaring Kalimantan Utara (55 mm/hari), Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun Maluku(54mm/hari), tanggal 25 September di Stasiun Meteorologi Japura Riau (68 mm/hari), Stasiun Meteorologi Tanjung Priok Jakarta (65 mm/hari), Stasiun Klimatologi Jawa Barat (57mm/hari), dan Stasiun Meteorologi Yuvai Semaring Kalimantan Utara (50 mm/hari).

BMKG juga mendeteksi adanya daerah konvergensi yang terpantau di Aceh, Selat Malaka, Kalimantan Barat, dan Perairan utara Papua Barat. Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau berada di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Kalimantan bagian barat. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa M3,6 Guncang Lumajang Jatim Malam Ini

2 hari lalu

Gempa Terkini M4,5 Guncang Enggano Bengkulu, Kedalaman 10 Km

2 hari lalu

Asal Usul Nama Bulan Purnama Harvest Moon, Ini Penjelasan BMKG

4 hari lalu

BMKG Ungkap Teknik Baru Atasi Karhutla di Gambut, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal