Waspada, Uap Air Penyebab Hujan Masih Tinggi hingga Februari 2023

Binti Mufarida
Uap air penyebab hujan di Indonesia masih tinggi hingga Februari 2023. (Foto: Ilustrasi/Ist).

“Tetapi satu kali sekali lagi kalau intensitas hujan memang tinggi itu memang akan ada peningkatan debit yang turun ke permukaan. Nah kalau ini menimbulkan banjir, kalau kondisi tanah permukaan kita itu bagus daya serapnya bagus dia akan tergenang tapi suratnya cepat,” katanya.  

Oleh karena itu, kata dia, meskipun seperti bulan Oktober belum memasuki musim penghujan namun frekuensi kejadian banjir cukup banyak. Sehingga, diperlukan antisipasi untuk menghadapi puncak musim hujan yang akan datang.

“Kita tentu harus antisipasi untuk yang lebih tinggi atau pada saat puncak musim hujan nanti kita benar-benar harus siap,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Padam 100 Persen, Lanjut Operasi Pendinginan

57 tahun lalu

Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, 300 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api

57 tahun lalu

Karhutla Landa Banjarbaru Kalsel, BNPB: 3,7 Hektare Lahan Hangus

57 tahun lalu

BNPB Pulihkan Jaringan Air Bersih di 7 Desa Magelang yang Terdampak Banjir Lahar Gunung Merapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal