Yayasan Bantah Temuan 995 Senjata di Sekolah Harapan Ibu Jaksel terkait Konflik Internal

Yuwantoro Winduajie
Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang, Yan Sofyan Syafe’i (tengah). (Foto: Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNews.id - Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI PP) membantah narasi yang menyebut temuan ratusan senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan bagian dari konflik internal yayasan untuk menyingkirkan mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.

Pengurus yayasan menyatakan, persoalan temuan senjata di ruang tertutup milik IWD murni merupakan dugaan pelanggaran hukum yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

Tim kuasa hukum yayasan, Alvons Kurnia Palma mengatakan, tidak ada konflik di antara para pendiri yayasan sebagaimana berkembang dalam sejumlah pemberitaan.

"Pertama-tama tidak ada konflik dalam artian pendiri yayasan itu sendiri. Itu terbukti pada saat ini sudah ada salah satu pendirinya. Tetapi intinya pada saat ini kita mau bilang bahwa IWD itu hadir dari konflik begitu. Tapi pada saat ini tidak ada konflik di antara pendiri itu sendiri," kata Alvons dalam konferensi pers, Minggu (9/8/2026).

Alvons menambahkan, langkah yang dilakukan pengurus saat ini bertujuan mengembalikan yayasan sesuai dengan visi dan misi pendiri, bukan dilatarbelakangi perselisihan internal.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

995 Senjata di Sekolah Jaksel Punya Izin Impor, Polisi Cek Manifes

2 bulan lalu

Geger! Begini Kronologi Penemuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Kawasan Jaksel

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Bunker di Sekolah Jaksel, Yayasan Ungkap Temuan Narkoba dan Senjata

2 bulan lalu

Bunker di Sekolah Jaksel Dibuka Polisi, Yayasan Ungkap Temuan Senjata hingga Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal