Yayasan Bantah Temuan 995 Senjata di Sekolah Harapan Ibu Jaksel terkait Konflik Internal

Yuwantoro Winduajie
Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang, Yan Sofyan Syafe’i (tengah). (Foto: Yuwantoro Winduajie)

"Di sini yang melatarbelakangi bukan karena adanya perselisihan, bukan. Tapi lebih kepada bagaimana memastikan bahwa sekolah ini kembali sesuai dengan khittahnya itu saja sebenarnya," kata dia.

Dia menyebut, setelah pengelolaan yayasan dikembalikan, ditemukan sejumlah persoalan yang dinilai bertentangan dengan hukum, termasuk keberadaan senjata di lingkungan sekolah.

"Patutlah bagi kami untuk mengatakan bahwa ini ada persoalan. Patutlah bagi semua orang untuk mengungkapkan ini. Patutlah bagi negara untuk memastikan bahwa namanya siswa-siswa itu mendapatkan pendidikan yang aman," ucapnya.

Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i mengaku sedih mendengar adanya temuan senjata dan berbagai barang terlarang lain di sekolah yang turut didirikannya pada 1979.

"Sangat sedih sekali karena betul-betul kita mendirikan sekolah itu dengan rasa keinginan untuk menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak bangsa yang saleh dan saleha," kata Yan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

995 Senjata di Sekolah Jaksel Punya Izin Impor, Polisi Cek Manifes

2 bulan lalu

Geger! Begini Kronologi Penemuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Kawasan Jaksel

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Bunker di Sekolah Jaksel, Yayasan Ungkap Temuan Narkoba dan Senjata

2 bulan lalu

Bunker di Sekolah Jaksel Dibuka Polisi, Yayasan Ungkap Temuan Senjata hingga Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal