Antispasi Limbah Baterai Kendaraan Listrik, Kedaruratan Pengelolaan B3 Jadi Perhatian

Dani M Dahwilani
Memasuki era elektrifikasi kendaraan baterai menjadi komponen utama dan menjadi salah satu penyumbang lembah B3 terbesar. (Foto: Reuters)

Dalam menangani masalah ini, Direktorat PLTTDLB3, Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK berkolaborasi dengan Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) menggelar workshop kedaruratan pengelolaan B3 dan limbah B3 di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Provinsi Kalimantan Timur. 

Profesor Fatma Lestari, ketua DRRC UI menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan akademisi dalam menghitung Risiko Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3 di empat provinsi tersebut.

"Melalui kegiatan workshop ini diharapkan diperoleh hasil penghitungan analisis risiko kedaruratan pengelolaan B3 dan atau limbah B3 yang komprehensif dan bisa digunakan sebagai acuan penyusunan program kedaruratan PLB3," katanya.

Diketahui, workshop mencakup empat sesi dengan setiap sesi memaparkan hasil analisis risiko kedaruratan pengelolaan B3 dan limbah B3 Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur bersama dengan tim periset dari UI. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Transfer Teknologi, Foton Serahkan Mobil Listrik untuk Dipelajari Mahasiswa Indonesia

17 hari lalu

Transformasi Polytron dari Elektronik ke Kendaraan Ramah Lingkungan

27 hari lalu

JAC Bawa 2 Kendaraan Komersial Bertenaga Listrik di Mining Indonesia, Intip Spesifikasinya 

28 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal