Cegah PHK Massal, Industri Komponen Kendaraan Minta Pemerintah Berikan Insentif

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan kebijakan impor mobil membuat industri komponen dalam negeri melakukan PHK. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Industri komponen kendaraan saat ini sedang tertekan dengan gempuran mobil listrik impor yang mendapat insentif dari pemerintah. Kondisi ini membuat industri otomotif Indonesia menekan produksinya sehingga penggunaan komponen dalam negeri berkurang.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Rachmat Basuki mengatakan, kondisi ini membuat sejumlah industri komponen kendaraan harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan finansial.

"Dikarenakan pasar domestik terus turun sejak tahun 2022 sampai sekarang, sebagai industri komponen yang supply ke pabrik mobil, supply-nya juga turun," ujar Rachmat.

Bukan hanya mobil listrik impor, truk tambang yang diimpor dari China juga berimbas pada industri komponen. Kebijakan impor kendaraan dari pemerintah membuat industri otomotif dalam negeri menjadi goyah.

"Ditambah akhir-akhir ini banyak CBU baik EV maupun truk tambang yang mengakibatkan supply komponen ke pabrik mobil yang dirakit di Indonesia semakin turun. Ya karena supply terus menurun, otomatis untuk bertahan kita juga harus mengurangi karyawan, terutama industri komponen yang tidak punya kemampuan ekspor," katanya.

Rachmat menuturkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah terkait agar industri komponen kembali menguat. Salah satunya adalah mengajukan insentif berbasis TKDN untuk kendaraan yang diproduksi di dalam negeri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
26 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Mobil
27 hari lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India Akhirnya Ditunda, Gaikindo: Industri Dalam Negeri Mampu!

Mobil
28 hari lalu

Indonesia Bisa Produksi Lebih dari 400.000 Pikap per Tahun, Kenapa Malah Impor?

Nasional
28 hari lalu

Kadin Minta Presiden Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal