Ganjar Nilai Infrastruktur Minim Jadi Penghambat Terbesar Kendaraan Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Menurut Ganjar Pranowo pemerintah harus mempercepat pembangunan infrastruktur jika ingin era peralihan kendaraan listrik dipercepat. (Foto: M Fadli)

Sebagai pengguna kendaraan listrik, Ganjar menilai infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) harus diperbanyak. Menurutnya, ini akan mempermudah dan mengantisipasi mengularnya antrean.

“Banyak kendalanya, ya infrastrukturnya harus disiapin. Bukan kita siap apa enggak? Tapi lihat siapa yang maksa, kasih fasilitas harusnya. Charger disediakan, kalau mau cepat ya harus dipaksa tapi sediakan juga fasilitas,” katanya.

Ganjar juga menyebutkan Indonesia sangat siap menjadi basis otomotif di ASEAN. Terlebih saat ini sudah mulai ada perubahan teknologi yang seharusnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak terkait.

Sekarang (masuk era) transformasi teknologi, dan disiapkan kawasan industrinya, marketnya kan juga bagus. Kalau transfer teknologinya berjalan dengan market yang gede begini, kita pasti bisa jemput bola,” ujar Ganjar.

Keyakinan tersebut dapat dilihat dari banyaknya produsen yang meramaikan industri otomotif di Indonesia. Menurutnya, ini menjadi bukti Indonesia memiliki pasar yang sangat besar dan penting bagi sejumlah produsen mobil.

“Pasti itu akan mendorong industri mobil dalam negeri juga tumbuh, ada pengalaman Hyundai, Kia, dan Chery. Dulu kan (jumlah pabrikan) sedikit sekarang jumlahnya sudah sebanyak ini,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

Awas Macet! Ada Perbaikan Jalan Tol JORR hingga 3 Juli, Cek Lokasinya

57 tahun lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

57 tahun lalu

Pramono bakal Resmikan Sejumlah Infrastruktur Baru Sambut HUT ke-499 Jakarta, Apa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal