GIAMM Ungkap BYD dan VinFast Belum Capai Kesepakatan dengan Industri Komponen Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan sejumlah industri komponen belum mencapai kesepakatan dengan BYD dan VinFast.

JAKARTA, iNews.id - BYD dan VinFast harus melakukan perakitan lokal mulai 1 Januari 2026 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Tapi, kedua produsen tersebut belum mencapai kesepakatan dengan supplier lokal.

Sekertaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmat Basuki mengatakan sejumlah industri sudah melakukan pembicaraan dengan BYD dan VinFast. Tapi, sejauh ini belum menemukan kesepakatan.

"Yang paling besar volume-nya kan BYD, kita sih sudah pernah business matching sekitar 1-2 tahun yang lalu. Tapi sampai sekarang, ya mungkin masih deal-deal-an kali. Tapi belum ada satu pun yang sepakat lokalisasi," kata Rachmat di Jakarta, belum lama ini.

Rachmat mensinyalir masalah utama kedua pihak berkaitan dengan biaya dan sistem pembayaran. Sebab, skema yang ada di China dan Indonesia berbeda mengenai pembayaran. Hal ini membuat kedua pihak perlu menemukan solusi.

"Kayaknya masalah cost mungkin ya. Cost-nya belum ada kesepakatan. Kedua mungkin cara bayarnya, term of payment-nya," ujarnya.

Rachmat mengungkapkan, industri di China menawarkan termin pembayaran dalam jangka waktu yang cukup panjang. Sementara di Indonesia harus di bayar satu sampai tiga bulan agar produksi tetap berjalan.

"Kalau di China, term of payment-nya rada lama, sementara supplier-supplier kita itu sudah kebiasaan dengan industri eksisting. Term of payment-nya kan sebulan gitu, kalau lebih lama kan dia jadi nanggung cost-nya. Mungkin belum deal," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

BYD Akan Bangun 6.000 Flash Charging di Luar China, Apa Termasuk Indonesia?

15 hari lalu

Sabet Penghargaan di Automotive Awards 2026, Bos BYD Ungkap Komitmen Besar di Indonesia

16 hari lalu

Raih Penghargaan di Indonesia Automotive Awards, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK di GIIAS 2026

16 hari lalu

10 Merek Mobil dengan Penjualan Terbanyak di Indonesia Juli 2026: Toyota Kokoh, BYD Rebut 3 Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal