Harga Bahan Baku Baterai Meroket, Mobil Listrik Bisa Lebih Mahal

Muhamad Fadli Ramadan
Kenaikan harga litihium, bahan utama baterai diprediksi bisa membuat mobil listrik semakin mahal. (Foto: Reuters)

Pemerintah China juga akan mengambil langkah-langkah untuk mendorong eksplorasi, menstabilkan impor dan mempromosikan daur ulang.

Perusahaan Soc. Quimica & Minera de Chile SA, produsen lithium nomor dua di dunia, memperkirakan pasar yang sangat ketat di tahun-tahun mendatang.

SQM melihat harga sedikit lebih tinggi dibandingkan tiga bulan sebelumnya dan mengharapkan harga tetap pada level yang sama pada kuartal keempat.

Produsen baterai besar di China, Ganfeng Lithium Co mengatakan harga untuk pesanan baru akan dinilai kembali di tengah kenaikan substansial dalam biaya sel daya.

Perusahaan ini memasok baterai lithium polimer kecil untuk produk smart wearable dan baterai headset Bluetooth untuk beberapa perusahaan, termasuk Xiaomi Corp.

Amerika Serikat juga masih bergantung pada China sebagai pemasok bahan pembuatan baterai. Untuk menghemat biaya produksi, AS membuka pintu kepada perusahaan China yang ingin membangun pabrik baterai di sana.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

Ekspansi di Pasar Global, Changan Ungkap Rencana Jangka Panjang di Indonesia

Mobil
4 hari lalu

20 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: Geely Puncaki Penjualan, BYD Mendominasi

Megapolitan
5 hari lalu

Mobil Listrik Terbakar di Tol JORR, Diduga gegara Korsleting

Mobil
7 hari lalu

Penjualan Mobil Listrik di Indonesia 2025 Tembus 103.931 Unit, Ini 10 Model Terlaris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal