Indonesia Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik LFP

Muhamad Fadli Ramadan
Penggunaan baterai lithium ferro phosphate (LFP) banyak dipilih produsen kendaraan listrik, Indonesia akan bangun pabrik baterai jenis ini. (Foto: Dok iNews.id)

Sebagai informasi, pabrik bahan anoda baterai lithium di kendal merupakan fasilitas pabrik terbesar kedua di dunia. Setelah pembangunan fase pertama, pabrik yang berada di bawah PT Indonesia BTR New Energy Material itu punya kapasitas produksi hingga 80 ribu ton setahun. 

Kapasitas tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan 1,5 juta unit mobil listrik. Saat fase kedua selesai awal tahun depan, kapasitasnya meningkat dua kali lipat menjadi 160 ribu ton dan mampu menyuplai kebutuhan 3 juta unit mobil listrik.

"Jepang saja hanya punya kapasitas 10 ribu ton, Korea Selatan 40 ribu ton, dan Tiongkok 100 ribu ton. Jadi kita bisa mengejar Tiongkok dalam beberapa tahun ke depan. Ini juga membuat ekosistem baterai di Indonesia makin lengkap," ujar Luhut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

China Pamer Teknologi Baterai LFP Generasi Terbaru, Produksi Lebih Cepat 7,5 Sel per Menit

21 hari lalu

China Luncurkan 3 Mobil Listrik Baru Setiap Hari, CATL Peringatkan Masalah Baterai Massal

1 bulan lalu

Geely Kembangkan Pengisian Mobil Listrik Super Cepat, 10-80 Persen Hanya 5,5 Menit

2 bulan lalu

Cerita Bahlil Negosiasi Investasi Baterai Kendaraan Listrik Rp153 Triliun Tanpa Fasih Berbahasa Inggris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal