Komponen Otomotif Sumbang Banyak Limbah B3, Pemerintah Kaji Risiko Kedaruratan

Dani M Dahwilani
FGD Analisis Risiko Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3. (Foto: Tangkapan Layar/KLHK)

“Saat ini, KLHK telah menginisiasi pendampingan penyusunan program kedaruratan Pengelolaan B3 dan/atau Limbah B3 skala provinsi. Salah satu tahapannya adalah dengan mengidentifikasi B3 maupun limbah B3, termasuk sumber, jenis, volume, kategori, dan karakteristiknya serta mempersiapkan modalitas analisis risiko kedaruratan,” ujarnya, dalam keterangannya dilansir Kamis (16/6/2022).

Profesor Fatma Lestari dari DRRC UI mempertegas kajian risiko B3 dan limbah B3 sangat penting untuk segera dilakukan sebagai bagian dari usaha preparedness mitigasi risiko bencana. 

"Tujuan diskusi tersebut adalah untuk melengkapi data, klarifikasi dan validasi data yang telah disampaikan sebagai bahan analisis risiko kedaruratan pengelolaan limbah B3," katanya.

Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi mengurangi risiko kejadian kedaruratan dari pengelolaan B3 dan Limbah B3 yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan lingkungan di masyarakat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
22 hari lalu

Hyundai Bakal Bangun 30.000 Robot Humanoid Atlas Bekerja di Pabrik Komponen Otomotif

Aksesoris
4 bulan lalu

GIAMM Ungkap BYD dan VinFast Belum Capai Kesepakatan dengan Industri Komponen Indonesia

Aksesoris
4 bulan lalu

Industri Komponen Otomotif Indonesia Masih Tertinggal dari Thailand, Ini Penyebabnya

Nasional
5 bulan lalu

Indonesia Bersih 2029: KLH/BPLH Pacu Pengendalian Sampah 100 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal