“Pengguna mobil listrik di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan kehadiran aki Massiv Thunder EV BEV dapat menjadi solusi pilihan bagi pengguna mendapatkan aki dedikasikan untuk mobil listrik,” katanya.
Dari sisi teknologi, Massiv Thunder EV dibekali sistem yang mampu menghasilkan tegangan stabil untuk menjaga perangkat elektronik kendaraan tetap aman dari fluktuasi daya baterai utama yang bertegangan tinggi. Stabilitas ini juga berpengaruh pada efisiensi kerja Vehicle Power Control Unit dalam mengatur distribusi energi antara baterai utama, aki, dan sistem elektronik.
Direktur Operasional PT Trimitra Baterai Prakasa, Gede Oka Yunihartawan menjelaskan Thunder EV dirancang dengan formula khusus yang memudahkan proses pengisian daya. Aki tidak membebani baterai utama dan turut menjaga keawetannya.
“Material sel baterainya disempurnakan dengan formulasi konduktor berdaya hantar tinggi dan juga memiliki kapasitas besar sehingga lebih tahan lama dan aman untuk jangka panjang,” katanya.
Berdasarkan pengujian internal, Massiv Thunder EV menunjukkan performa konsisten pada uji Depth of Discharge. Hasilnya, performa tercatat dua kali lebih baik dibanding aki biasa, dengan efisiensi 20 persen lebih optimal serta kestabilan arus tetap terjaga pada kondisi suhu ekstrem, baik panas maupun dingin.
Sebagai produk khusus kendaraan listrik, Massiv Thunder EV berjenis maintenance free sehingga bebas perawatan. Menariknya, aki ini tetap ditawarkan dengan harga yang rasional dan tidak memberatkan pengguna mobil listrik.
Massiv Thunder EV tersedia dalam empat pilihan spesifikasi, yakni Massiv Thunder EV B20AEV-38, B24AEV-46, D44AEV-50, dan CMF60AEV-65. Terkait dengan harga, aki jenis ini lebih mahal 5 persen dari model konvensional.