Punya Banyak Charging Station, Hyundai Larang Mobil China Ikut Ngecas

Muhamad Fadli Ramadan
Hyundai memutuskan melarang kendaraan listrik merek lain menggunakan charging station milik mereka termasuk mobil China per Agustus 2024.

"Yang kedua, Hyundai sudah jualan mobil listrik lebih dari 10.000, sekarang 11.000. Jadi apa salahnya kalau sekarang kita memberikan prioritas ke konsumen-konsumen Hyundai," ujarnya.

Frans menegaskan pihaknya tak masalah jika ada pihak yang menilai kebijakan itu diterapkan demi keunggulan kompetitif (competitive advantage) brand Hyundai di Indonesia. Dia menilai konsumen tetap yang paling utama agar tidak mengalami antrean panjang saat ingin mengisi daya.

"Biar saja anggapan orang (seperti itu). Karena selain Hyundai yang membuat charging station, kan ada PLN yang secara umum. Kemudian ada empat charging operator yang sekarang bekerja sama atau aliansi dengan kita. Itu adalah salah satu ekosistem yang ingin kita buat," katanya.

Seperti diketahui, saat ini PT PLN (Persero) mengklaim sudah membangun lebih dari 1.000 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Namun, baru beberapa lokasi yang sudah dilengkapi DC fast charging 200 kW.

"Jadi terlepas dari persaingan dan lain sebagainya, balik lagi customer adalah yang paling utama. Kita berpikirnya konsumen mobil Hyundai yang harus memberikan pelayanan terbaik," ucap Frans.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wuling Pastikan Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta? 

57 tahun lalu

Bakal Panaskan GIIAS 2026, Ini Alasan Hyundai Boyong Ioniq 3

57 tahun lalu

Hyundai Siapkan Kejutan Mobil Listrik Prototipe 7-Seater di GIIAS 2026

57 tahun lalu

Hyundai Kunjungi iNews Media Group Pererat Kerja Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal