JAKARTA, iNews.id – Transformasi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada performa motor, tetapi juga pada kesiapan teknologi pengisian daya yang semakin fleksibel dan aman. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan adjustable portable fast charging menjadi salah satu fokus industri karena dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas yang dinamis, terutama bagi pengguna motor listrik yang sering berpindah lokasi.
Teknologi pengisian daya portabel dengan pengaturan arus ini memungkinkan pengguna menyesuaikan mode pengisian sesuai kondisi baterai, kebutuhan perjalanan, serta ketersediaan waktu. Selain mempercepat proses pengisian, sistem ini dirancang untuk menjaga stabilitas baterai agar tidak mengalami penurunan performa akibat penggunaan charger yang tidak sesuai spesifikasi.
Pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Polytron menampilkan perangkat Adjustable Portable Fast Charging 25A sebagai bagian dari pengembangan ekosistem motor listrik. Kehadiran teknologi ini menjadi salah satu sorotan karena menggabungkan fleksibilitas penggunaan dengan sistem pengamanan baterai.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyebut kebutuhan perangkat pengisian yang aman dan terstandarisasi semakin meningkat seiring pertumbuhan pengguna motor listrik. “Sebagai merek motor listrik favorit masyarakat Indonesia, Polytron terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik yang tidak hanya efisien dan modern, tetapi juga aman dan nyaman bagi pengguna. Kehadiran Polytron di IIMS 2026 menjadi wujud nyata dari komitmen tersebut, dengan mengedepankan inovasi produk, keamanan baterai, serta pengalaman kepemilikan yang bernilai tambah,” ujarnya.
Perangkat Adjustable Portable Fast Charging 25A memiliki tiga mode pengisian yang dapat disesuaikan, yaitu fast mode, normal mode, dan eco mode. Secara teknis, masing-masing mode mendukung output 84V 25A untuk pengisian cepat, 84V 13,5A untuk penggunaan standar, serta 84V 7A untuk efisiensi energi.
Selain fleksibilitas mode, sistem pengisian ini dilengkapi Battery Management System (BMS) dan fitur auto cut-off. Mekanisme tersebut secara otomatis menghentikan aliran listrik ketika baterai mencapai kapasitas optimal, sehingga membantu menjaga umur pakai baterai sekaligus meminimalkan potensi gangguan kelistrikan.