Tesla Ingin Gunakan Baterai Mobil Listrik Murah Buatan China

Dani M Dahwilani
Lebih murah, Tesla tengah bernegosiasi dengan CATL terkait penggunaan baterai bebas cobalt untuk mobil listriknya di China. (Foto: Carscoops)

Sementara CATL bekerja dengan apa yang disebut teknologi cell-to-pack. Teknologi ini meningkatkan kepadatan dan keamanan baterai LFP.

Sebelumnya pada 2018, bos Tesla Elon Musk menyatakan, perusahaan akan menurunkan penggunaan cobalt (sekitar 33.500 dolar AS per ton) hingga "hampir tidak ada".

Tesla sendiri telah mengirimkan mobil ke konsumen dari pabrik barunya di Shanghai. Mereka saat ini sedang mencari persetujuan regulator untuk membangun mobil Model 3 jarak jauh di fasilitas tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
16 jam lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Niaga
1 hari lalu

Wow! Investasi di Sektor Kendaraan Listrik Tembus Rp36 Triliun

Mobil
1 hari lalu

Tambah Amunisi, BAIC Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1

Nasional
4 hari lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal