Tesla Ingin Gunakan Baterai Mobil Listrik Murah Buatan China

Dani M Dahwilani
Lebih murah, Tesla tengah bernegosiasi dengan CATL terkait penggunaan baterai bebas cobalt untuk mobil listriknya di China. (Foto: Carscoops)

Sementara CATL bekerja dengan apa yang disebut teknologi cell-to-pack. Teknologi ini meningkatkan kepadatan dan keamanan baterai LFP.

Sebelumnya pada 2018, bos Tesla Elon Musk menyatakan, perusahaan akan menurunkan penggunaan cobalt (sekitar 33.500 dolar AS per ton) hingga "hampir tidak ada".

Tesla sendiri telah mengirimkan mobil ke konsumen dari pabrik barunya di Shanghai. Mereka saat ini sedang mencari persetujuan regulator untuk membangun mobil Model 3 jarak jauh di fasilitas tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

7 hari lalu

Pameran Otomotif Internasional GIIAS 2026 Hadirkan Lebih dari 65 Merek Global

9 hari lalu

Serba-serbi GIIAS 2026: Guinness World Records Pecah Kompetisi Mekanik Terbesar di Dunia

9 hari lalu

Melantai di GIIAS 2026, Intip Perbedaan Wuling Aira ev Standard Range dan Long Range! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal