Toyota Kepincut Pengembangan Drone Tanpa Emisi Ditemukan Siswa Indonesia

Dani M Dahwilani
Canggih siswa SMAN 2 Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, membuat drone bernama Easy Catch. Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam (kedua kanan) didampingi Kepala Sekolah SMAN 2 Painan. (Foto: TMMIN)

Toyota Indonesia melalui TEY ini juga ingin melahirkan para pionir dan pegiat lingkungan dari kalangan generasi muda yang mampu mewujudkan ide-ide inovasi untuk mengatasi permasalahan lingkungan sekitar. 

“Kami berharap program TEY bisa pula menjadi sarana aktualisasi bagi para generasi mudah dari kalangan pelajar setingkat SLTA, dan saling berkoloborasi untuk merealisasikan ide-ide, ataupun gagasan dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup, serta memanfaatkan peluang-peluang baru dalam mengatasinya dengan tujuan mengembangkan ekonomi masyarakat,” kata Henry Tanoto 

Drone Nol Emisi 

Easy Catch sebagai bentuk inovasi pengiriman makanan dan barang nol emisi dengan menggunakan drone berdaya listrik hasil pembangkit listrik tenaga air merupakan sebuah terobosan yang dihadirkan siswa SMAN 2 Painan dalam kompetisi TEY ke-13. 
Melalui penggunaan drone maka kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman pesanan juga lebih tinggi, sehingga kepuasan pelanggan juga meningkat. Dengan meningkatnya kepuasan pelanggan, pemesanan juga semakin bertambah sehingga bisnis makanan dan minuman di Kota Painan juga semakin berkembang.

Apalagi drone listrik dinilai juga lebih ramah lingkungan, terlebih sumber daya listrik yang akan digunakan berasal dari  Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang potensinya di Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat juga sangat berlimpah. Penggunaan dan pemanfaatan sumberdaya listrik tersebut diharapkan bukan saja bisa menggerakan ekonomi masyarakat untuk terus bergulir, namun juga menjadi sarana edukasi. 

Dua manfaat yang saat ini menjadi tujuan bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat di kota tersebut bisa tercapai. Tujuan itu adalah semakin berkembang dan tumbuhnya perekonomian masyarakat, serta berkurangnya polusi dari sektor kendaraan bermotor yang selama ini diketahui sebagai salah satu kontributor emisi gas buang terbesar.

“Melalui Easy Catch ini, kami ingin mengedukasi masyarakat untuk pemanfaatan energi yang ramah lingkungan demi kelangsungan ekosistem bumi agar tetap lestari dan berkembangnya perekonomian masyarakat,” kata Luthfi Fadlullah, perwakilan peserta TEY-ke 13 dari SMAN 2 Painan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara Gunakan NST, Saring 14.582 Peserta Jadi 180 Siswa 

Nasional
6 hari lalu

Jaksa Sebut Nadiem Tahu Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa

Nasional
11 hari lalu

Kemenag Dorong Madrasah Jadi Pusat Pembibitan Talenta Berdaya Saing Global

Nasional
12 hari lalu

Mendikdasmen Beberkan 3 Skenario Kurikulum untuk Siswa di Wilayah Terdampak Bencana 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal