10 Mobil China Serbu Indonesia, Pabrikan Jepang Siaga 1

Wahyu Sibarani
Kehadiran deretan mobil China sudah terlihat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. (Foto: Dok iNews.id)

Bagaimana tanggapan Toyota dengan serbuan merek China ini? Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan kehadiran mobil-mobil China membuat kompetisi semakin ketat. Meski demikian, dia menilai ini merupakan sesuatu yang positif bagi industri otomotif Indonesia. 

"Saya rasa bagus ya. Karena Indonesia marketnya sudah lama bahkan sebelum dan setelah Covid bertahan di atas 1 juta. Saya rasa dengan adanya brand baru di pameran animo masyarakat makin meningkat membantu market naik dan industri kita naik," kata Anton. 

Namun, dia tidak menampik kehadiran mobil China juga menjadi ancaman. "Satu sisi kompetisi sebagai semacam ancaman bagi kita. Tapi kita lihat lebih banyak positifnya dari sisi market dan industri. Kami mengharapkan market naik, jualan kita naik," ujarnya.

Dia menilai setiap brand memiliki strategi masing-masing. Toyota optimistis dengan strategi perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. 

"Produk bukan hanya bicara mobil, tapi bagaimana membangun brand, loyalitas, service. Kompetisi dari berbagai sudut, kami menyambut positif. Kami berharap ini membantu market," kata Anton.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Gentar Diserbu Mobil China, 55 Persen Konsumen Daihatsu Ternyata di Daerah

4 hari lalu

Dikepung Mobil China, Daihatsu Fokus Garap Pembeli Kendaraan Pertama

10 hari lalu

GIIAS 2026 Digelar di Semarang, Intip Deretan Mobil dan Motor yang Bakal Melantai

13 hari lalu

Alasan GM, Ford dan Stellantis Tolak Mobil China Masuk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal