20 Mobil Listrik Geely Ludes Terbakar di Tempat Parkir akibat Serbuk Kayu

Dani M Dahwilani
Sebanyak 20 kendaraan energi baru (NEV) yang diduga merupakan sedan Geely Galaxy A7 ludes terbakar. (Foto: CNR)

Serat poplar kerap menumpuk di pinggir jalan, tempat parkir, area hijau, hingga sekitar bangunan. Kandungan minyak alami di dalamnya membuat material tersebut memiliki titik nyala rendah dan dapat mempercepat penyebaran api, terutama saat cuaca kering dan berangin.

Atas alasan tersebut, otoritas pemadam kebakaran China secara rutin mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan api terbuka untuk membersihkan serbuk atau serat pohon poplar. Metode yang direkomendasikan adalah menyiram dengan air atau membersihkannya secara manual.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor lingkungan dan kelalaian manusia dapat memicu kerugian besar, terutama ketika banyak kendaraan disimpan dalam satu lokasi sebelum proses distribusi.

Sejumlah ahli hukum yang dikutip media setempat menilai tindakan Wang berpotensi masuk kategori tindak pidana menyebabkan kebakaran karena kelalaian sesuai hukum China. Jika terbukti bersalah, dia dapat menghadapi hukuman mulai dari penahanan hingga pidana penjara, tergantung tingkat kerugian yang ditimbulkan.

Sementara itu, Geely Galaxy tercatat masih menjadi salah satu merek kendaraan energi baru dengan penjualan kuat di pasar domestik China. Pada April 2026, merek tersebut membukukan penjualan 62.933 unit. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi apakah kendaraan yang terbakar di Dalian ditujukan untuk konsumen lokal maupun pasar di wilayah lain.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia Agustus 2026, Mobil Listrik Kembali Merajai

9 hari lalu

China Luncurkan 3 Mobil Listrik Baru Setiap Hari, CATL Peringatkan Masalah Baterai Massal

12 hari lalu

Penjualan EV Makin Ketat, Intip Deretan Mobil Listrik Terlaris di China Agustus 2026

21 hari lalu

Geely Kembangkan Pengisian Mobil Listrik Super Cepat, 10-80 Persen Hanya 5,5 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal