6 Brand Otomotif Ikut Insentif Impor Mobil Listrik Investasi di Indonesia Rp15 Triliun 

Muhamad Fadli Ramadan
Kemenperin menyampaikan enam perusahaan yang mengikuti program insentif impor mobil listrik investasi Rp15 triliun. (Foto: Ilustrasi/AI)

PT BYD Auto Indonesia menjadi peserta yang mengikuti program insentif dengan investasi terbesar. Dalam membangun pabrik, mereka menggelontorkan dana sebesar Rp11,2 triliun dengan kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun.

BYD membangun pabrik di kawasan Smartpolitan Subang, Jawa Barat, yang sudah berjalan sekitar 45 persen berdasarkan laporan pada Mei 2025. Pabrik ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini dan mulai beroperasi pada awal 2026.

VinFast juga membangun pabrik baru di Subang, yang saat ini sudah mencapai 77 persen berdasarkan laporan pada 18 Agustus 2025. Fasilitas pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 50.000 unit per tahun.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 jam lalu

Sopir Mobil Listrik Ngaku Melamun dan Ngantuk saat Tabrak 4 Kendaraan dan Lindas Pengemudi Ojol

22 jam lalu

SUV Listrik Deepal S07 Tantang BYD Sealion 7 dan XPeng G6, Adu Harga dan Teknologi

3 hari lalu

Kronologi Mobil Listrik Lindas Pengemudi Ojol hingga Tabrak Kendaraan Lain di Blok M Jaksel

5 hari lalu

Kunjungi Booth MNC Sekuritas di Jakarta Financial Festival 2026 dan Dapatkan Beragam Promo Menariknya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal