Ada 1.000 Kasus Kecelakaan, Tesla Recall 2 Juta Mobil Terkait Self Driving

Tangguh Yudha
Ada 1.000 kasus kecelakaan, Tesla lagi-lagi melakukan penarikan terhadap hampir 2 juta unit mobil karena masalah self-driving. (Foto: Reuters)

Meskipun Tesla dalam manual booknya menyatakan mode ini dimaksudkan hanya untuk digunakan di jalan raya atau jalan dengan akses terbatas dengan pengemudi yang penuh perhatian, masih banyak pengemudi yang bingung. Pernyataan tersebut membuat mereka berpikir teknologi tersebut aman di jalan raya tanpa adanya risiko.

Tesla saat ini setuju untuk meluncurkan pembaruan perangkat lunak pada mobilnya yang membatasi penggunaan Autosteer jika pengemudi gagal menunjukkan [mereka] siap melanjutkan kendali saat fitur tersebut aktif.

Cara kerjanya adalah pengemudi harus selalu memegang kendali dan menginjak rem jika perlu mengambil keputusan mendadak. Pengemudi tidak bisa hanya terus menggulir smartphone, dengan asumsi mobil akan menangani semuanya.

Tidak diketahui kapan patch tersebut akan dirilis atau apa saja dampaknya. Laporan penarikan yang disebutkan sebelumnya menyatakan ini akan mencakup penambahan notifikasi tambahan yang memberitahu orang untuk tetap waspada saat Autosteer diaktifkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Naik Didorong Saham Tesla dan SpaceX, Kembali Jadi Triliuner

19 hari lalu

Tesla Terancam Bayar Ganti Rugi Besar, Kasus Diskriminasi Rasial Masuk Persidangan

23 hari lalu

Kasus Kematian Pengemudi akibat Autopilot Jadi Sorotan, Tesla Pilih Damai Sebelum Disidang

3 bulan lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal