Ada Toyota Hilux Rangga, Suzuki Optimistis Carry Punya Pangsa Pasar Tersendiri

Dani M Dahwilani
Suzuki menilai beberapa faktor ekonomis jadi pertimbangan pelaku usaha saat menentukan kendaraan niaga sesuai dengan kebutuhan mereka. (Foto: iNews.id)

Harold menuturkan beberapa faktor ekonomis jadi pertimbangan pelaku usaha ketika menentukan kendaraan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kapasitas daya angkut besar merupakan prioritas karena kemampuan mengangkut dalam volume banyak bisa mengurangi kemungkinan frekuensi pengiriman lebih sering dari seharusnya.

Dia menyebutkan konsumen membutuhkan mobil niaga dengan performa mesin prima untuk mengejar ketepatan waktu, namun tetap hemat bahan bakar. Selanjutnya, durabilitas dan fleksibilitas saat menempuh jarak jauh dengan keberagaman rute ataupun kondisi jalan. Sederet kriteria tersebut dapat menunjang penghematan biaya perjalanan serta mengantisipasi resiko kehilangan peluang pemenuhan permintaan.

"Kami masih sangat konsen dan serius mengenjot penjualan Carry di market Indonesia. Beberapa pengembangan produk Carry kami kembangkan untuk market Indonesia, baik itu yang sifatnya long time maupun short time," ujar Harold.

Dia menegaskan kendaraan ideal di mata pengusaha memiliki kekuatan, daya angkut serta berbagai fitur pendukung.  Melalui pameran GJAW 2024, pihaknya ingin memberikan gambaran keuntungan kepada para pengusaha untuk mencapai kesuksesan. 

"Mobil niaga ini ditampilkan lengkap dengan contoh bisnis produk segar, seperti bunga maupun buah-buahan. Lewat cara tersebut, keunggulan 'Rajanya Pikap' semakin terlihat dan terasa bagi pengunjung yang sedang membutuhkan unit operasional teruntuk usaha mereka,” katanya.

Untuk performa, Suzuki Carry menggendong mesin K15B-C berkapasitas 1.500 cc untuk mengejar ketepatan waktu kirim. Memiliki dimensi panjang bak 2.505 mm, lebar 1.745 mm di varian wide deck memungkinkan lebih banyak barang diangkut dengan kapasitas saya angkut hingga 1 ton.

"New Carry memberikan fleksibilitas dan keandalan yang dibutuhkan pengusaha untuk menjaga kelancaran distribusi. Mobil niaga ini tidak hanya memenuhi kebutuhan mikro semata, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang secara akumulatif serta masif," ujar Harold.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Lamborghini Jadi Kendaraan Niaga Bebas dari Pajak Mobil Mewah

57 tahun lalu

Soal Efisiensi Kendaraan, Mitsubishi Fuso Soroti Strategi Biaya Logistik

57 tahun lalu

Giicomvec 2026 Dibuka, Kendaraan Komersial Jadi Tolok Ukur Industri Otomotif 

57 tahun lalu

3 Merek Kendaraan Baru Dipastikan Bakal Panaskan Giicomvec 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal