Menurut Martin Herfurt, seorang peneliti keamanan Austria, fitur baru Tesla tidak hanya dapat menghidupkan mobil secara otomatis tapi juga menempatkannya dalam kondisi bebas dicuri.
Alih-alih hanya dapat dibuka dengan kartu kunci NFC, Tesla Model 3S juga dapat dibuka dengan kunci fob atau aplikasi seluler Tesla yang terdaftar di akun pemilik.
Herfurt menyebut ini dimungkinkan dengan aplikasi seluler buatannya sendiri, yang dijuluki sebagai "TeslaKee," yang berkomunikasi dengan fitur di VCsec yang digunakan untuk mengobrol dengan kendaraan Tesla.
Aplikasi buatannya ini bisa digunakan bahkan dari jarak jauh. Memanfaatkan celah pada fitur baru, mobil dapat dihidupkan dengan mudah tanpa persyaratan otentikasi terlebih dahulu.
Meskipun Herfurt tidak membeberkan secara jelas cara kerja aplikasinya dalam menembus sistem keamanan Tesla, jika sudah begini bukan tidak mungkin orang lain juga bisa melakukannya.
Mereka hanya tinggal mencari celah yang ada di fitur baru, membuat aplikasi, dan melakukan hal yang serupa seperti ang dilakukan Herfurt.Ini menjadi bukti bahwa sistem Tesla masih bisa ditembus.