Buntuti BYD, Tesla Bidik Pasar Mobil Listrik Asia Tenggara

Muhamad Fadli Ramadan
Langkah BYD ekspansi di kawasan Asia Tenggara membuat Tesla tak tinggal diam. (Foto: Tesla

Beberapa pemimpin ASEAN telah mencoba membujuk Tesla untuk berinvestasi di negaranya masing-masing. Misalnya, Jokowi berbincang dengan Elon Musk tentang pembangunan gigafactory Tesla di Indonesia.

Bahkan, Jokowi bakal memberikan insentif untuk Tesla, termasuk pengurangan pajak dan program subsidi kendaraan listrik. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda Tesla bakal berinvestasi di Indonesia.

Berbeda dengan BYD yang secara agresif langsung membawa tiga model mobil listrik ke Indonesia. Bahkan, mereka berkomitmen untuk berinvestasi membangun pabrik di Tanah Air.

Tesla yang melakukan pendekatan langsung dengan konsumen, BYD memilih untuk berpartner dengan konglomerat lokal dalam memperluas jangkauan, menguji preferensi konsumen, serta menavigasi kebijakan kompleks dari pemerintah di kawasan ASEAN.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
17 jam lalu

Tambah Amunisi, BYD Rilis Atto 3 Advanced Plus di IIMS 2026

Mobil
17 jam lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
18 jam lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
1 hari lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal