BYD Atto 1 Libas Pasar LCGC, Begini Respons Daihatsu

Dani M Dahwilani
Harga mobil listrik BYD Atto 1 beririsan dengan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC), sehingga mengancam pasar tersebut. (Foto: iNews.id)

Segmen LCGC lainnya dengan harga tersebut juga dihuni Honda Brio Satya, Toyota Agya, Toyota Calya, dan Daihatsu Ayla. "Karena selama ini kan (mobil listrik) bermain di segmen yang tinggi. Terus tadi, dengan profil kustomer di bawah harga Rp200 jutaan itu, adopsinya di kendaraan elektrifikasi itu masih harus kita lihat bersama," ujar Tri.

Kendati begitu, dia melihat kehadiran brand baru dengan membawa beragam model dapat menggairahkan pasar otomotif Indonesia yang sedang lesu. Diharapkan dengan hadirnya model baru dapat membuat masyarakat melakukan pembelian.

"Pastinya dengan kondisi market Indonesia yang sedang turun, tentunya kita berharap dengan adanya banyak maker baru atau model-model baru, bisa menambah gairah di pasar otomotif Indonesia. Masing-masing brand tentunya memiliki strategi masing-masing, market pasar masing-masing," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Andalkan Mobil Harga di Bawah Rp300 Juta, Daihatsu Rebut Market Share 17,4 Persen

57 tahun lalu

Rupiah Terus Melemah, Daihatsu Percepat Lokalisasi Komponen Impor

57 tahun lalu

Rupiah Babak Belur, Daihatsu Bertahan Tak Naikkan Harga Mobil

57 tahun lalu

Dapat Penyegaran, BYD Atto 1 Tambah Varian Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal