BYD Recall 100.000 Unit Mobil Listrik Terkait Risiko Kebakaran

Muhamad Fadli Ramadan
Hampir 100.000 unit mobil listrik BYD terdampak penarikan kembali (recall) terkait risiko kebakaran. (Foto: Dok iNews.id)

Ketika kendaraan digunakan, retakan yang berukuran kecil ini dapat membesar dan memicu hubungan arus pendek. Ini berpotensi menyebabkan kapasitor overheating, terbakar, atau bahkan menyebabkan kebakaran besar.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, BYD memerintahkan dealer yang berwenang untuk memasang gasket isolasi pada sistem kendali secara gratis. Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan potensi bahaya keselamatan yang ada.

BYD menyampaikan recall ini dilakukan sebagai komitmen BYD terhadap keselamatan konsumen dan kualitas produk. Produsen asal China itu terus berusaha menjaga reputasi mereka di pasar otomotif dunia, terutama di segmen kendaraan listrik.

Penarikan terakhir BYD terjadi pada 30 April, ketika perusahaan melakukan recall terhadap 16.666 Seagull EV di Chona. Itu terjadi karena adanya masalah pada perangkat lunak yang dapat menyebabkan kamera mundur gagal beroperasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 jam lalu

Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya

2 hari lalu

10 Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2026, Kendaraan Listrik Bertengger di Peringkat Atas   

2 hari lalu

Sabet Penghargaan di Automotive Awards 2026, Bos BYD Ungkap Komitmen Besar di Indonesia

2 hari lalu

Bukukan Ratusan Unit Pemesanan, BAIC T1 Segera Dirakit di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal