BYD Ungkap Indonesia Jadi Negara dengan Perkembangan EV Tercepat 

Muhamad Fadli Ramadan
BYD mengungkapkan perkembangan mobil listrik di Indonesia menjadi yang tercepat. (Foto: Dok)

Untuk tahun depan, Eagle meminta pemerintah kembali menerbitkan kebijakan insentif mobil listrik. Menurutnya, era peralihan elektrifikasi masih membutuhkan dukungan pemerintah.

"Pada 2026, tentunya kami membutuhkan dukungan lebih lanjut dari pemerintah terkait perpanjangan insentif untuk EV (mobil listrik)," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah tidak akan memberikan insentif untuk industri otomotif pada tahun depan. Ini membuat mobil listrik terancam tak mendapat subsidi pajak dari pemerintah yang akan membuat harga jualnya melambung tinggi.

Saat ini, ada beberapa insentif yang diberikan pemerintah di industri otomotif, salah satunya adalah Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 10 persen untuk kendaraan listrik.

Syarat kendaraan listrik yang berhak mendapatkan PPN DTP adalah sudah diproduksi secara lokal. Namun, mobil listrik tersebut harus diproduksi lokal dan punya TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 persen.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
23 jam lalu

BYD Bangun Masa Depan Elektrifikasi di Indonesia Lewat Teknologi EV dan DM

4 hari lalu

BYD Ungkap Pengguna M6 DM Bisa Pakai Listrik Murni Setiap Hari, Bensin Utuh

6 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

6 hari lalu

Pameran Otomotif Internasional GIIAS 2026 Hadirkan Lebih dari 65 Merek Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal