Cara China Jualan Mobil Listrik Bikin Produsen Eropa Ketar Ketir

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi mobil listrik China gempur pasar otomotif Eropa. (Foto: Autoweek)

JAKARTA, iNews.id– Industri otomotif China, khususnya di segmen mobil listrik, berkembang sangat pesat. Ini terjadi karena produsen asal Tiongkok memasarkan produknya dengan harga yang sangat murah di berbagai negara.

Namun, cara produsen asal China dalam memasarkan mobil listrik mulai membuat geram beberapa pihak. Bahkan, strategi tersebut dianggap dapat merusak pasar dan dapat memberikan dampak negatif.

Melansir Euronews, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan subsidi yang dilakukan China terhadap mobil listrik harus diinvestigasi. Menurutnya, ada persaingan tidak sehat yang akan berdampak pada industri manufaktur.

“Sektor kendaraan listrik adalah industri penting bagi perekonomian bersih, dengan potensi besar bagi Eropa. Namun pasar global kini dibanjiri mobil listrik Tiongkok yang lebih murah. Dan harganya tetap rendah karena subsidi negara yang besar,” kata Von der Leyen dalam pidatonya di Strasbourg.

Von der Leyen juga mengungkapkan bahwa strategi industri otomotif China dalam memasarkan kendaraan listrik mengganggu pasar di Eropa. Mengingat maraknya penjualan berbagai model mobil hingga motor listrik di negara-negara Eropa.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
15 jam lalu

Mobil Listrik Berteknologi AI Omoda O4 EV Debut Global di Indonesia

2 hari lalu

Lepas Luncurkan Harga SUV L8 PHEV Rp589 Juta, Jarak Tempuh Tembus 1.300 Km

4 hari lalu

Hyundai Ungkap Mobil Listrik Prototipe 7-Seater Akan Diproduksi di Indonesia

7 hari lalu

Bobot Lebih Berat dari Kendaraan Biasa, Mobil Listrik Rusak Jalan di China 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal