2. Celah Body Tidak Rata
Celah antar panel body seharusnya memiliki jarak yang sama dan terlihat presisi. Misalnya pada sambungan pintu, kap mesin, atau bagasi.
Jika terdapat celah yang terlalu rapat di satu sisi dan renggang di sisi lain, maka mobil patut dicurigai pernah mengalami benturan.
3. Dudukan Karet Bergelombang
Coba periksa area tulangan besi di balik karet pintu atau bagasi. Anda bisa menarik karetnya secara perlahan setelah meminta izin pemilik mobil.
Apabila terlihat permukaan bergelombang atau tidak lurus, maka bisa menjadi tanda mobil pernah mengalami kecelakaan dan perbaikan body.
4. Baut Body Pernah Dibuka
Periksa baut pada pintu, fender, dan kap mesin. Mobil bekas tabrakan biasanya memiliki baut dengan bekas goresan kunci atau cat terkelupas.