China Mendominasi, Ini Alasan Mazda Belum Jual Mobil Listrik di Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
Mazda sebagai salah satu produsen yang lama berada di industri otomotif Indonesia belum menjual kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). (Foto: iNews.id)

"Sesuai arahan dari global juga kita mau step by step dari HEV, PHEV, baru nanti ke EV. Untuk Indonesia sendiri, kita tidak bisa menentukan sendiri karena masih mengikuti arahan global," kata Ricky.

Mazda sendiri sudah memperkenalkan MX-30 sebagai varian model mobil listrik pada ajang GIIAS 2023. Mobil listrik ini diharapkan jadi salah satu model yang dipasarkan Mazda di Indonesia karena dianggap sesuai dengan karakter konsumen Tanah Air.

Soal performa, MX-30 dibekali dengan teknologi e-Skyactive1 dengan penggerak roda depan. Motor listrik penggerak yang tertanam dapat menghasilkan tenaga 143 hp dan torsi puncak 264 Nm.

Kendaraan ramah lingkungan ini menggendong baterai lithium-ion berkapasitas 35,3 kWh yang dapat menempuh jarak sekitar 200 kilometer. Baterai ini sudah didukung pengisian DC atau fast charging dengan 0-80 persen hanya dalam 30-40 menit. Sedangkan metode pengisian AC 6,6 kW membutuhkan waktu 6-8 jam.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Nasional
2 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Mobil
9 hari lalu

BYD Siapkan Sealion 06 EV Jarak Tempuh 710 Km, Apa Akan Diboyong ke Indonesia?

Mobil
10 hari lalu

Runtuhkan Dominasi Jepang, China Rajai Penjualan Mobil di Dunia pada 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal