Dapat Insentif 3 Persen, Toyota Pastikan Harga Mobil Hybrid Turun Tahun Depan

Muhamad Fadli Ramadan
Toyota memastikan harga mobil hybrid, seperti Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross akan mengalami penurunan tahun depan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan untuk memberikan insentif mobil hybrid berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah sebesar 3 persen. Menanggapi itu, Toyota memastikan harga mobil hybrid, seperti Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross akan mengalami penurunan tahun depan.

Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, kedua model tersebut merupakan kandidat kuat penerima manfaat kebijakan ini. Tapi, Toyota masih menunggu regulasi turunan mengenai syarat produk penerima insentif tersebut.

"Harus turun, harus turun. Jadi, seperti komitmen kami di Toyota, setiap ada subsidi, insentif, atau kebijakan dari pemerintah, kami akan transparan dan langsung menerjemahkannya ke harga," ujar Anton di Jakarta, belum lama ini.

"Jadi, meski ada kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta opsen pajak dan faktor lainnya, harga OTR tetap akan turun," katanya.

Seperti diketahui, ada beberapa aspek yang memengaruhi harga jual kendaraan, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Tapi, pemberlakukan insentif PPnBM 3 persen dapat memberikan keringanan.

"Kami harus mengetahui seperti apa pengaturan dan perhitungan dalam Juklak dan Juknis nanti. Perhitungan kasarnya sudah ada, tetapi sebaiknya kami menunggu regulasi resmi," ujarnya.

Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid berpotensi mendapatkan insentif PPnBM 3 persen karena telah dirakit di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 70 persen. Meski belum ada aturan yang menyebutkan apakah kandungan lokal diperlukan untuk mendapatkan insentif.

"Kemungkinan besar kedua produk ini layak menerima insentif karena sudah diproduksi secara lokal dengan TKDN di atas 70 persen. Saya rasa, ini adalah kandidat-kandidat kuatnya," ujar Anton.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
9 hari lalu

Lebih dari Setengah Abad di Indonesia, Toyota Kuasai Pangsa Pasar 33 Persen selama 25 Tahun

Mobil
10 hari lalu

Tanggapi Perang Amerika-Israel vs Iran, Toyota Wait and See

Mobil
13 hari lalu

Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda

Mobil
16 hari lalu

Bidik 4 Target Penting di 2026, Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal