JAKARTA, iNews.id - Sebelum dibangun Tol Trans Sumatera terdapat empat jalan utama di Pulau Sumatera, yaitu Jalan Raya Lintas Barat (Jalinbar), Jalan Raya Lintas Tengah (Jalinteng), Jalan Raya Lintas Timur (Jalintim), dan Jalan Raya Lintas Pantai Timur.
Dilansir dari berbagai sumber, jalan ini diketahui dibangun pada era pemerintahan Presiden Pertama Soekarno. Pada masanya, proyek ini dibangun selama 10 tahun dengan panjang jalan sejauh 2.400 kilometer.
Namun dibuatnya jalan ini ternyata menimbulkan problem baru, yaitu pungutan liar dan perampokan. Ini menjadikan rute tersebut jalur rawan.
Di beberapa bagian jalan terutama yang menghubungkan Bengkulu dan Lampung sering terjadi longsor saat musim hujan. Sementara di beberapa ruas wilayah Jambi para pengguna jalan sering berpapasan dengan binatang liar.
Meski demikian, masyarakat mau tak mau tetap menggunakannya. Apalagi jalur KA hanya ada di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung.