Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Begini Progres Pembangunan Pabrik BYD dan VinFast di Subang

Muhamad Fadli Ramadan
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkan progres pembangunan pabrik BYD dan VinFast di wilayah Subang. (Foto: Dok)

"Saya berharap ini bisa mengurangi pengangguran di Jawa Barat, meningkatkan perekonomian dan akhirnya juga meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat Jawa Barat," lanjut Erwan.

Sebagai informasi, insentif impor mobil listrik akan berakhir pada 31 Desember 2025. Selanjutnya, mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, mereka yang memanfaatkan insentif wajin memproduksi mobil dengan komposisi 1:1.

Artinya, mereka harus memproduksi mobil sesuai dengan jumlah yang telah mereka impor ke Indonesia. Selain itu, produksi ini harus menyesuaikan aturan TKDN yang sudah ditetapkan. Di mana TKDN wajib 40 persen pada 2022-2026.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

BYD Ungkap Pengguna M6 DM Bisa Pakai Listrik Murni Setiap Hari, Bensin Utuh

5 hari lalu

Perbandingan Mobil ICE dan PHEV, BYD Klaim M6 DM Lebih Hemat 60 Persen

7 hari lalu

VinFast Tampilkan Jajaran Kendaraan Listrik dan Program Menarik di GIIAS 2026

9 hari lalu

Kuasai Pasar Energi Baru, BYD M6 EV dan M6 DM Jadi Amunisi di GIIAS 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal