Dominasi Mobil Listrik di GIIAS 2023, Gaikindo: Penjualannya Mulai Bagus

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi mobil listrik Kia EV9. (Foto: Istimewa)

“Jadi peningkatan itu pasti akan bertahap. Pemerintah baru menentukan saat ini yang mendapatkan bantuan adalah mobil elektrik, full elektrik. Tapi, saya tidak menekankan apakah itu mobil listrik atau tidak, yang penting harus bersih lingkungan,” ujarnya.

Seperti diketahui, polusi di kawasan Jabodetabek makin buruk sehingga ini jadi momentum untuk menjual kendaraan listrik. Namun, Nangoi memastikan saat ini ada banyak solusi untuk menekan emisi gas buang.

“Jadi bisa (apa pun), misalnya mau pakai hidrogen, dia mau pake mobil combustion engine tapi bahan bakar adalah yang bahan bakar betul-betul bersih, seperti etanol atau apa pun, bisa saja. Yang penting bersih lingkungan,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga menyampaikan bahwa bahan bakar hidrogren paling tepat. Mengingat Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah.

“Secara infrastruktur Pertamina, dari geothermal, kilang, pipa, kapal, itu paling cocok hidrogen. Itu bisa mengganti terminal hidrogen dengan BBM kita, stasiun kita SPBU bisa jadi stasiun hidrogen,” kata Ahok di ICE BSD, beberapa waktu lalu.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Mobil
16 jam lalu

Mengaspal di Indonesia, Intip Fitur Keselamatan pada Mobil Listrik Deepal S07

Mobil
7 hari lalu

Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda

Mobil
11 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
12 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal