Gaikindo: Industri Otomotif Harus Siap Hadapi Tahun Depan Tanpa Insentif

Muhamad Fadli Ramadan
Gaikindo mengungkapkan seluruh anggota menyerahkan nasib industri otomotif pada pemerintah. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyatakan pemerintah tak akan memberikan intensif untuk industri otomotif pada tahun depan. Ini membuat banyak pihak khawatir pasar akan semakin lesu dan berisiko meningkatkan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menanggapi itu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan seluruh anggota menyerahkan nasib industri otomotif pada pemerintah. Dia yakin pemerintah akan memberikan regulasi terbaik untuk mendorong penjualan mobil baru.

"Kita serahkan ke pemerintah apa yang terbaik buat kita, industri otomotif, penjualannya, dan lain sebagainya," kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada wartawan di Tangerang, belum lama ini.

Jongkie mengatakan pemerintah menyadari industri otomotif menjadi salah satu penunjang perekonomian negara. Terlebih, pemerintah selalu menyampaikan kepada produsen untuk tidak melakukan PHK.

"Menurut saya, tidak ada masalah. Kita yakin pemerintah pasti memberikan yang terbaik untuk ini, karena dia (pemerintah) juga tidak mau industrinya terpuruk. Selalu pesannya tidak boleh PHK, iya kan?," ujarnya.

Jongkie menuturkan Gaikindo tidak mempermasalahkan jenis bantuan dari pemerintah, entah disebut insentif atau lainnya. Menurutnya, yang terpenting adalah penjualan dan produksi bisa meningkat.

"Pemerintah pasti memikirkan yang terbaik untuk industri otomotif. Kita kan pelaku, kita jalani," ucapnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

Pembelian Rusun Subsidi Tipe 45 Diusulkan Bebas PPN, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal