Gaikindo Koreksi Target Penjualan Mobil 2025 Jadi Hanya 780.000 Unit, Ini Faktornya

Dani M Dahwilani
Gaikindo akhirnya mengoreksi signifikan target penjualan mobil di Indonesia pada 2025 menjadi 780 unit. (Foto: Dok)

Pertama adalah kondisi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik antarnegara yang mempengaruhi kestabilan ekonomi global. Kedua adalah perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Meski Indonesia tidak mengimpor kendaraan dari Amerika Serikat, hubungan antara dua negara besar ini ikut menimbulkan efek domino terhadap pasar otomotif nasional.

“Kita sih untuk Amerika memang produk kendaraannya kita tidak impor, tapi pengaruhnya berada di ekspansi mobil-mobil China,” ucap Jongkie.

China disebut semakin agresif memperluas pasar otomotif ke banyak negara, termasuk Indonesia. Hal ini otomatis menekan kompetisi di dalam negeri serta mempengaruhi stabilitas pasar.

Harapan Gaikindo di 2026

Meski proyeksi tahun ini terbilang berat, Gaikindo berharap kondisi pasar otomotif dapat pulih pada 2026. Target penjualan diharapkan bisa kembali meningkat seiring mulai stabilnya situasi ekonomi global.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Penjualan Mobil Indonesia Sulit Tembus 1 Juta Unit, Realistis di Kisaran 800 Ribuan

14 hari lalu

Penjualan Mobil Semester I 2026 Naik 15,8 Persen, Gaikindo: Industri Bergerak Positif

14 hari lalu

15 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Juni 2026: Toyota Masih Kokoh, 2 Brand China Bertengger di 10 Besar

24 hari lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal