Gedung Putih Salah Sebut Rolls-Royce Investasi Bikin Mobil, Padahal Bangun Mesin Pesawat

Dani M Dahwilani
Gedung Putih kembali menjadi sorotan setelah mencampuradukkan Rolls-Royce plc dengan Rolls-Royce Motor Cars. (Foto: Instagram Rolls-Royce plc)

Pernyataan tersebut kembali memunculkan persoalan ketika Rolls-Royce plc dimasukkan ke dalam konteks industri otomotif. Ini juga bukan pertama kalinya Gedung Putih melakukan kekeliruan serupa. Pada Januari lalu, pemerintah AS juga sempat menyebut investasi Rolls-Royce plc ketika membahas perkembangan manufaktur dan investasi di Amerika.

Jika mengacu pada bisnisnya, Rolls-Royce plc memang memiliki fasilitas produksi besar di Amerika Serikat. Namun, produk yang dibuat berkaitan dengan mesin pesawat, sistem pertahanan, dan teknologi tenaga, bukan kendaraan ultra-mewah Rolls-Royce.

Sementara itu, Rolls-Royce Motor Cars memiliki hubungan dengan BMW Group dan menjalankan bisnisnya sebagai produsen mobil mewah. Perusahaan tersebut memiliki fasilitas produksi utama di Goodwood, Inggris.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
15 hari lalu

Ini Mobil Termahal di Dunia, Rolls-Royce La Rose Noire Droptail Dibanderol Rp573 Miliar

7 bulan lalu

Rolls-Royce Luncurkan SUV Super Mewah Cullinan Yachting, Hanya 4 Unit di Dunia

1 tahun lalu

Horor! Pria Ini Tewas Mengenaskan Tersedot Mesin Pesawat yang Akan Take off

1 tahun lalu

Intip Harga Mobil Rolls-Royce, Setara Biaya Pesta Ngunduh Mantu Al Ghazali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal