JAKARTA, iNews.id - Geely Holding Group dan Nio menjalin kemitraan strategis untuk mengintegrasikan jaringan pertukaran baterai (swap) dan pengisian daya. Kerja sama ini membuka jalan bagi Geely meluncurkan kendaraan listrik yang kompatibel dengan jaringan pertukaran baterai Nio.
Dilansir dari Car News China, Kesepakatan yang diumumkan pada 28 September 2026 tersebut mencakup kepemilikan saham silang, pengembangan teknologi, serta integrasi infrastruktur energi kedua perusahaan.
Dalam kesepakatan itu, Geely Holding Group akan mengakuisisi 30 persen saham Nio Power. Investasi tersebut terdiri atas 100 persen ekuitas Yiyi Power, perusahaan pertukaran baterai milik Geely, serta suntikan dana tunai sebesar 640 juta yuan atau sekitar 94,1 juta dolar AS.
Operasi pertukaran baterai Yiyi Power untuk kendaraan komersial nantinya akan dikonsolidasikan ke dalam Nio Power.
Di sisi lain, Nio akan mengakuisisi 10 persen saham Haohan Energy, anak perusahaan Geely yang bergerak di bidang pengisian daya. Setelah transaksi tersebut, sumber daya pengisian daya milik kedua perusahaan akan saling terhubung.