Harga Mobil di Thailand Lebih Murah Dibanding Indonesia, Ternyata Tak Ada Pajak BBNKB

Muhamad Fadli Ramadan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang menjadi sumber pendapatan daerah tidak dipungut di Thailand. (Foto: iNews.id)

Untuk meningkatkan daya beli dan persaingan dengan Thailand, Riyanto mengatakan, pemerintah harus berkorban untuk mengurangi instrumen pajak. Menurutnya, cara ini bisa membuat harga mobil menjadi lebih terjangkau ketimbang yang ada di pasar saat ini.

"Thailand 7 persen PPN, BBNKB tidak ada. Kita 12,5 persen, Ini pajak daerah, hemat saya kalau kita mau kompetitif dengan Thailand, ini harus ada pengorbanan juga, dari sisi penurunan harga nggak mungkin kita bisa bersaing dengan Thailand yang harganya jauh lebih murah," ujarnya.

Selain itu, pajak tahunan kendaraan bermotor di Indonesia juga menurut Riyanto sangat memberatkan masyarakat. Banyaknya instrumen pajak membuat masyarakat harus membayar jutaan rupiah setiap tahunnya.

"Di Thailand tidak ada BBNKB, tapi pajak tahunannya itu flat. Perbandingannya untuk MPV low setara Veloz itu pajaknya cuma Rp1,6 juta, kita sudah Rp3 jutaan kalau tidak salah. Innova itu kira-kira Rp2,5 juta, fix itu PKB-nya. Tapi kalau kita PKB ranahnya penerimaan daerah yang melanjutkan," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Harga Mobil BMW, Mercy hingga VW Bisa Lebih Murah di Indonesia, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

Harga Mobil Jerman di Indonesia Bakal Lebih Murah, Pecinta BMW dan Mercedes-Benz Tersenyum

1 bulan lalu

Mobil Bekas Bisa Dicek Online, Penjual dan Pembeli Tak Bingung Lagi Tentukan Estimasi Harga

3 bulan lalu

Cara Mengetahui Pajak Progresif Kendaraan, Begini Hitungannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal