Hyundai Siap Penuhi TKDN 60 Persen, Sudah Investasi Rp50 Triliun

Dani M Dahwilani
Hyundai menyatakan kesiapan memenuhi ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 60 persen dari pemerintah. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan kesiapan memenuhi ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 60 persen dari pemerintah. Kesiapan tersebut didukung rantai pasokan yang terintegrasi, termasuk fasilitas manufaktur komponen baterai kendaraan listrik.

Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto (Frans) mengatakan Hyundai memiliki ekosistem industri yang tidak hanya mencakup perakitan kendaraan, tetapi juga manufaktur komponen, jaringan dealer, hingga layanan pelanggan.

Menurutnya, kelengkapan rantai pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung Hyundai dalam menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah terkait TKDN.

"Kalau peraturan pemerintah mewajibkan TKDN 60 persen, kita akan men-support kebijakan pemerintah tersebut," kata Frans saat berbincang dengan media, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, Hyundai telah menanamkan investasi sekitar Rp50 triliun atau setara 3 miliar dolar AS untuk mendukung kegiatan industrinya di Indonesia. Investasi tersebut mencakup fasilitas produksi dengan kapasitas hingga 150.000 unit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mobil Listrik 7-Seater Hyundai Neira Segera Meluncur di Indonesia, Ini Segmen yang Disasar

3 hari lalu

Hyundai Jump School 2026 Digelar di Indonesia Diikuti Mahasiswa UI, ITB dan ITS

20 hari lalu

Kembangkan Industri Otomotif, Hyundai dan Shell Pererat Kerja Sama

22 hari lalu

Indonesia Tak Kebagian iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max? Ini Faktanya! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal