Insentif Batal Diberikan, Suzuki Tetap Fokus Mobil Hybrid karena Sesuai Kebutuhan Pasar

Dani M Dahwilani
Pemerintah batal memberikan insentif, Suzuki tetap fokus mengembangkan mobil hybrid karena sesuai kebutuhan pasar Indonesia. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah batal memberikan insentif bagi mobil hybrid. Ini setelah pemerintah menyatakan tidak akan mengeluarkan kebijakan baru di sektor otomotif hingga akhir 2024.

Di sisi lain, sejumlah produsen otomotif telah lama menanti kebijakan tersebut. Meski demikian, mereka tetap mendukung kebijakan pemerintah dengan menghadirkan kendaraan sesuai kebutuhan pasar.

"Kita memberikan pilihan kendaraan sesuai dengan kebutuhan, definisi kendaraan sebagai alat transportasi dan bagaimana kita mengurangi polusi," ujar Department Head Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Joshi Prasetya di Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Dia menjelaskan fokus Suzuki adalah menghadirkan kendaraan elektrifikasi dengan harga terjangkau, biaya perawatan seminimal mungkin, serta harga jual kembali seusai dengan yang diinginkan konsumen.

Joshi memandang mobil hybrid cocok dengan kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini. Sebab itu, pihaknya akan terus mengembangkan mobil hybrid yang saat ini diisi Suzuki Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid dan Grand Vitara Hybrid.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pasar Otomotif Indonesia Bergeser ke Segmen SUV, Ini Langkah Suzuki

8 hari lalu

Model Hybrid Mengaspal, Mitsubishi Xforce Bensin Dapat Upgrade Teknologi

16 hari lalu

Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Murah eSky Seharga Rp175 Jutaan, Apa Akan Masuk Indonesia?

18 hari lalu

Banyak Orang Cari Mobil di Internet, Faktanya Fungsi Dealer Belum Tergantikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal