Insentif Mobil Hybrid Terlalu Kecil Dibanding Kendaraan Listrik, Citroen Pilih Fokus ICE dan BEV

Dani M Dahwilani
Insentif yang diberikan pemerintah untuk mobil hybrid terlalu kecil, Citroen memilih fokus mobil bensin (ICE) dan listrik (BEV). (Foto: Citroen)

Sebab itu, lanjut dia, Citroen memilih untuk fokus pada mobil listrik dan lini model ICE mereka di Indonesia. Sebab, insentif yang diberikan saat ini dinilai belum cukup untuk menekan harga jual mobil hybrid.

"Tentu ada (mobil listrik baru), karena kita inline dengan program pemerintah. Kita tidak mungkin hanya ICE, dua-duanya harus imbang. Soalnya market ICE masih kuat di Indonesia," kata Tan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan stimulus mobil hybrid sudah bisa dinikmati mulai awal tahun depan. Namun sebelum itu, pabrikan harus melaporkan terlebih dahulu terkait produknya kepada pemerintah.

"Saya minta agar para produsen mobil-mobil hybrid di Indonesia segera mendaftarkan merek-mereknya kepada kami agar pada 1 Januari tahun depan sudah bisa menikmati insentif stimulus yang telah disiapkan pemerintah," kata Menperin.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Desain BYD Seagull Terungkap, Dimensi Lebh Besar Jarak Tempuh Tembus 420 Km

8 hari lalu

Pemesanan Lebih dari 1.000 Unit, Changan Mulai Kirim Mobil Listrik Nevo Q05 ke Konsumen 

10 hari lalu

Mengintip Toyota bZ4X Touring, Mobil Listrik Bisa Diajak Main Off-Road

13 hari lalu

Mobil Hybrid China Serbu Indonesia, Toyota: Segmen Kami Beda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal