Insentif Mobil Listrik Berakhir 2026, Dealer Diserbu Pembeli

Muhamad Fadli Ramadan
Pemerintah China akan menghentikan insentif untuk mobil listrik mulai 2026, membuat konsumen menyerbu dealer. (Foto: Dok/Ist)

Untuk meredam transisi, banyak pembuat mobil telah meluncurkan program "jaminan perbedaan pajak" kepada pelanggan yang mengunci pembelian sebelum akhir November 2025, tapi pengiriman dilakukan pada 2026. Ini dilakukan untuk menutupi kesenjangan dalam manfaat insentif pajak.

Analis mengatakan kerangka kerja baru dapat menciptakan dua efek yang berbeda, yakni lonjakan penjualan jangka pendek karena pembeli bergegas untuk mengalahkan tenggat waktu, diikuti potensi perlambatan pada awal 2026 setelah manfaat yang berkurang berlaku. 

Penetrasi EV yang sudah melebihi 45 persen dari penjualan mobil baru, pertumbuhan lebih lanjut mungkin lebih bergantung pada teknologi dan inovasi model daripada insentif pajak.

Sejak 2014, pembebasan pajak pembelian penuh telah memicu adopsi EV yang cepat di China. Kebijakan pajak yang akan datang dikurangi setengahnya menandai fase baru, yang ditujukan untuk keberlanjutan, kualitas, dan mengurangi ketergantungan pada subsidi di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

Bidik Pasar Otomotif Indonesia, Lepas Beberkan Strategi Global

Nasional
6 hari lalu

Taksi Listrik Green SM Jadi Sorotan Publik usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mobil
10 hari lalu

Mobil Listrik Mungil Smart Concept #2 Siap Guncang Eropa

Nasional
11 hari lalu

BBM Bikin Menjerit, Mobil Listrik Dinilai Jadi Penumpang Pasar Otomotif

Mobil
11 hari lalu

Mobil Listrik Booming di Tengah Kenaikan Harga BBM, EV Jadi Mesin Pertumbuhan Otomotif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal