Insentif Turun, Produsen Pilih Produksi LCGC Hybrid atau Mobil Listrik Murah?

Dani M Dahwilani
Insentif mobil hybrid dan listrik, sejumlah produsen mobil mulai menyiapkan kendaraan elektrik lebih terjangkau setelah LCGC. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah mengeluarkan aturan insentif mobil hybrid berupa potongan Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) sebesar 3 persen. Ini merupakan angin segar, karena mobil hybrid sedang tumbuh di Indonesia.

Kendati begitu, mobil hybrid yang dipasarkan di Indonesia saat ini memiliki harga yang cukup tinggi. Sebab itu, muncul gagasan untuk menciptakan LCGC (Low Cost Green Car) dengan teknologi hybrid. 

Di sisi lain, saat ini ada beberapa mobil listrik yang memiliki harga sama dengan LCGC di bawah Rp200 juta. Bagaimana tanggapan produsen otomotif di Indonesia?

Head of Public Relations PT Toyota-Astra Motor (TAM), Ogi Philardi Sobari mengungkapkan pihaknya belum mengembangkan LCGC hybrid dengan harga Rp200 jutaan. Sebab, ada banyak pertimbangan ketika menanamkan dua teknologi dalam satu mobil.

"Untuk LCGC hybrid belum ada development (pengembangan), apalagi yang harus Rp200 jutaan ya. Sekarang juga kan sudah ada kebijakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) nambah Rp1 juta, jadi lumayan mepet-mepet untuk mendapatkan segmen LCGC," kata Philardi dalam acara dialog industri otomotif nasional di IIMS 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2025).

Namun, Philardi menegaskan Toyota terus berkomitmen dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Bahkan, jenama asal Jepang itu berusaha membuat seluruh lini model yang ditawarkan dengan menawarkan versi hybrid.

"Tapi, kita menegaskan untuk nantinya semua produk (Toyota) akan hybrid pada waktunya. Teknologi makin murah, cost rendah. Berharap nanti bisa berkembang ke sana. Mudah-mudahan akan ada LCGC hybrid ya," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
6 hari lalu

BYD Siapkan Sealion 06 EV Jarak Tempuh 710 Km, Apa Akan Diboyong ke Indonesia?

Mobil
9 hari lalu

China Perketat Aturan Mobil Listrik mulai 2026, Tak Ikut Regulasi Insentif Dihapus

Mobil
13 hari lalu

Insentif Mobil Listrik Dihentikan Tahun Depan, Begini Sikap Gaikindo

Nasional
14 hari lalu

Moeldoko Yakin Mobil Listrik Tetap Laku Tanpa Insentif, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal