Krisis Chip, BMW Kurangi Fitur Canggih pada Mobil

Tangguh Yudha
Krisis chip semikonduktor, pabrikan mobil mewah Jerman BMV terpaksa mengurangi fitur canggih pada kendaraan. (Foto: Reuters)

Berdasarkan pernyataan resmi BMW kepada Automotive News Europe, perusahaan telah mengubah pemasok dan chipnya itu sendiri mrnggunakan chip yang tidak sepenuhnya mendukung Android Auto atau CarPlay.

Akibatnya, unit mobil yang terpaksa rilis tanpa kedua fitur tersebut harus menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air paling lambat akhir Juni 2022.

Tentu ini akan merepotkan para pemilik mobil. Jika begini, mau tidak mau suka tidak suka, mereka harus menyempatkan waktu membawa mobilnya ke bengkel untuk menerima pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Untuk diketahui, ini bukan pertama kalinya BMW mengirimkan mobil tanpa menghadirkan fitur tertentu untuk menghindari keterlambatan pengiriman. Musim gugur lalu BMW juga menghilangkan fitur layar sentuh pada beberapa model.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 hari lalu

BMW Luncurkan Mobil Listrik New BMW iX3 di GIIAS 2026, Jarak Tempuh Tembus 805 Km

21 hari lalu

Boyong Seluruh Line-Up di GIIAS 2026, BMW Astra Targetkan 400 SPK

1 bulan lalu

Komunitas Mobil BMW Tumplek Kumpul di Anniversary BMWCCI, Intip Kegiatannya

1 bulan lalu

BMW Pekerjakan Robot Mirip Manusia di Pabrik, Ambil Alih Tugas Paling Membosankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal