Masalah dan Biaya Perbaikan Power Steering, Bila Komponen Ini Rusak Bikini Tekor

Rilo Pambudi
Masalah dan biaya perbaikan power steering kerap kali membuat pusing pemilik kendaraan roda empat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Masalah dan biaya perbaikan power steering kerap kali membuat pusing pemilik kendaraan. Terlebih, banyak pemilik mobil tidak paham masalah pada power steering.

Jika terjadi kerusakan, masalah pada power steering cukup kompleks tidak bisa diperbaiki sendiri di rumah. Pemilik kendaraam harus membawanya ke bengkel.

Sebagaimana diketahui, power steering berfungsi membuat roda kemudi lebih ringan. Saat ini, sebagian besar mobil masih menggunakan power steering hidrolik. 

Sistem ini memanfaatkan tekanan hidrolis dari pompa power steering. Pompa tersebut bekerja dengan digerakkan (diputar) oleh mesin melalui V-belt. 

Untuk mobil terbaru, power steering digerakkan oleh motor listrik atau sering disebut Electric Power Steering (EPS).

Untuk power steering hidrolik, harus diakui cukup sering muncul masalah. Biasanya, terjadi kebocoran karena sil pada rumah setir aus. Akibatnya, pengemudi harus sering menambah cairan atau oli untuk power steering.

Banyak faktor yang menyebabkan power steering rusak. Apa saja masalah dan biaya perbaikan power steering jika terjadi kerusakan? Berikut ulasannya

Masalah Power Steering

1. Usia Pemakaian

Jika umur komponen telah di atas 5 tahun atau jarak tempuh mobil telah mencapai  100.000 km, masalah yang sering terjadi biasanya adalah kebocoran di selang atau di rack steer. 

Jika usia pemakaian sudah melebihi standar, biasanya akan muncul rembesan atau tetesan cairan power steering. Ketika setir diputar, akan muncul suara mendegung. Cara sementara untuk mengatasinya adalah dengan  sering menambahkan cairan/oli power steering.

Langkah tepatnya biasanya adalah sil harus segera diganti. Kemudian, as pegas setir juga dibersihkan. Sebab, dipastikan terdapat kotoran berupa debu atau gram (kikisan logam) di dalamnya.

2. Boot rack steer robek

Jika sering melintas jalan rusak, maka bisa membuat boot rack steer robok. Selain itu, komponen tersebut bisa rengat dan pecah karena terbuat dari karet.

Jika dibiarkan, debu atau kotoran dan bahkan air akan dapat masuk ke as setir. Hal itu dapat menyebabkannya timbulnya karat. Jika as setir kotor dan berkarat, maka biasanya akan menimbulkan bunyi saat diputar. Setir juga akan berat ketika diputar.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Avanza Nyangkut usai Tabrak Median Jalan, Lalin Tol Japek Macet hingga 2 Km

Nasional
18 hari lalu

KPK Sita Mobil dan Uang Rp1 Miliar di Kasus Suap Impor Barang Bea Cukai

Niaga
18 hari lalu

Bukan Mobil, Ferrari Bikin Kejutan Bangun Pusat Diagnostik Medis

Mobil
22 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Suzuki Kerahkan 71 Bengkel Siaga di Sejumlah Titik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal