2. Boot rack steer robek
Jika sering melintas jalan rusak, maka bisa membuat boot rack steer robok. Selain itu, komponen tersebut bisa rengat dan pecah karena terbuat dari karet.
Jika dibiarkan, debu atau kotoran dan bahkan air akan dapat masuk ke as setir. Hal itu dapat menyebabkannya timbulnya karat. Jika as setir kotor dan berkarat, maka biasanya akan menimbulkan bunyi saat diputar. Setir juga akan berat ketika diputar.
3. Salah isi oli
Beberapa orang mungkin menganggap cairan atau oli power steering sama dengan yang digunakan untuk kopling dan rem. Padahal, sifatnya fungsinya sangat berbeda. Jika terlalu sering salah kaprah, maka akan menimbulkan masalah performa power steering.
4. Pemakaian tidak wajar
Jika mobil sering digunakan untuk bermanuver secara ekstrem pada kecepatan tinggi, maka tekanan cairan pada sirkuit power steering akan menjadi sangat tinggi dan panas. Semakin sering diperlakukan seperti itu, selang akan rusak dan bocor.
Biaya Perbaikan Power Steering
Berdasarkan laman resmi Suzuki, estimasi harga untuk service power steering mobil perbaikannya bervariasi. Tergantung pada bengkel spesialis power steering.
Untuk servis atau perbaikan ringan, seperti ganti sil, biasanya bengkel mematok harga Rp100.000 hingga Rp500.000. Namun, jika kerusakan sudah parah dan memerlukan perbaikan mekanis pada as misalnya, maka harganya bisa antara Rp1 juta sampai Rp3 juta.
Itulah masalah dan biaya perbaikan power steering jika terjadi kerusakan.