Masih Memantau, Honda Indonesia Akui Mobilnya Belum Bisa Tenggak Bioetanol

Muhamad Fadli Ramadan
Pabrikan Jepang tersebut mengakui mobil Honda di Indonesia belum dirancang untuk menggunakan bahan bakar bioetanol. (Foto: Honda)

“Secara global, kami sudah menggunakan beberapa bioetanol. Kami akan memantau terus perkembangan bioetanol di Indonesia. Jadi kita itu ada E85, E20 secara global. Tapi di Indonesia memang belum dikembangkan, namun kita monitor terus ke depannya,” ujar Billy.

Dia juga mengatakan bioetanol memiliki harga yang lebih tinggi dan namanya belum populer di Indonesia. Ini membuat Honda memutuskan untuk mengambil arah lain menciptakan mobil bermesin pembakaran yang ramah lingkungan.

Kabarnya, bahan bakar bioetanol akan dijual dengan harga yang sama seperti bahan bakar dengan angka oktan 95. Bahan bakar tersebut dinamai Pertamax Green 95, dengan campuran Pertamax dan bioetanol sebesar 5 persen.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
5 hari lalu

2 Juta Hektare Lahan Disiapkan! Pemerintah Genjot Produksi Etanol dari Tebu, Jagung dan Singkong

10 hari lalu

Prabowo Targetkan Produksi E20 dalam 2 Tahun, Siapkan Tebu jadi Bahan Baku

11 hari lalu

Pemerintah Siapkan Koperasi Bioetanol, Petani Bisa Ikut jadi Pemasok Bahan Baku

2 bulan lalu

Bahlil Siapkan Insentif Bioetanol E10, Janji Skema Baru Tetap Untungkan Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal