Menjajal Mobil Listrik Citroen e-C3, Begini Sensasinya

Muhamad Fadli Ramadan
Jurnalis iNews Media Group berkesempatan menjajal mobil listrik Citroen e-C3 dalam perjalanan singkat Jakarta - Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Fadli Ramadhan)

Soal performa, di atas kertas motor listrik dapat menghasilkan tenaga sebesar 42 kW dan torsi puncak 143 Nm. Kami merasakan itu ketika berakselerasi saat menyalip kendaraan lain di jalan tol. Menariknya, e-C3 benar-benar hanya bisa dipacu hingga kecepatan 107 km/jam.

Saat memasuki kawasan Puncak dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat, kami mulai merasakan sensasi mobil transmisi manual. Sebab, saat berhenti di jalur menanjak, mobil akan mundur ketika rem dilepas sehingga kami perlu sesegera mungkin menginjak pedal gas.

Namun, akselerasi instan saat pedal gas ditekan dan pengereman yang spontan, membuat guncangan di dalam mobil cukup kencang. Kondisi ini kami alami saat mencoba menjadi penumpang dengan duduk di baris kedua. 

Kami merasa desain kursi kurang ergonomis sehingga harus benar-benar mencari posisi duduk yang nyaman agar terhindar dari mabuk perjalanan.

Sandaran kepala di kursi baru kedua yang terlalu menonjol ke depan juga membuat kami dengan postur tubuh 165 cm kurang nyaman. Bahkan, ruang kaki di baris kedua cukup sempit bagi kami dengan tinggi badan tersebut.

Kendati begitu, mobil listrik Citroen e-C3 memiliki keunggulan pada suspensinya yang nyaman khas mobil Eropa. Kami merasakan ayunan yang cukup empuk ketika melewati jalan bergelombang.

Selain itu,  air conditioner (AC) mobil listrik ini cukup dingin. Bahkan, terdapat heater khas mobil Eropa apabila sedang berkendara di cuaca dingin.

Saat kami mengendarai mobil listrik ini dari Wisma Indomobil ke Plataran Puncak, baterai tersisa 51,1 persen. Mobil ini tidak dilakukan pengisian ulang dan kami kembali ke Wisma Indomobil dengan sisa baterai 25 persen.

Berdasarkan Modified Indian Driving Cycle (MIDC), mobil listrik Citroen e-C3 bisa menempuh jarak hingga 320 km. Tapi saat kami melihat di panel instrumen dengan kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya hanya 256 km. Dengan sisa baterai 25 persen, jarak yang bisa ditempuh hanya 63 km.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lepas Boyong Mobil Listrik E4 EV ke Indonesia, Jarak Tempuh Tembus 500 Km

57 tahun lalu

BAIC Bakal Luncurkan SUV Listrik Baru T1 di Indonesia, Isi Daya Cuma 25 Menit

57 tahun lalu

Kasus BMW Listrik yang Hancur Diamuk Massa di Jakbar Berakhir Damai

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal