Mobil Diselimuti Abu Vulkanik, Awas Jangan Langsung Hidupkan Mesin

Dani M Dahwilani
Mobil yang diselimuti abu vulkanik akibat erupsi gunung api tidak boleh langsung dinyalakan. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Mobil yang diselimuti abu vulkanik akibat erupsi gunung api tidak boleh langsung dinyalakan. Partikel abu dapat masuk ke sejumlah bagian kendaraan dan berpotensi mengganggu sistem mesin, filter udara hingga komponen lainnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status gunung api tersebut pada Level III atau Siaga. Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin juga dapat menjangkau sejumlah wilayah sehingga kendaraan yang berada di kawasan terdampak berpotensi ikut terpapar.

Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Partikelnya dapat bersifat abrasif sehingga berisiko menggores cat dan kaca mobil. Jika masuk ke sistem asupan udara, abu juga dapat mengganggu kinerja mesin.

Sebab itu, pemilik mobil perlu melakukan pemeriksaan dan pembersihan terlebih dahulu sebelum kembali menggunakan kendaraan.

Jangan Langsung Hidupkan Mesin

Ketika mobil tertutup abu vulkanik cukup tebal, jangan langsung menghidupkan mesin, terutama jika abu terlihat menumpuk di sekitar kap mesin dan gril.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpantau hingga 1,8 Km, Menyebar ke Arah Barat

18 hari lalu

Bandara Soekarno-Hatta Tutup Total Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Potensi Kerugian Rp40 Miliar

25 hari lalu

Heboh Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Ini Penjelasan Ahli

1 bulan lalu

Di Balik Bencana Abu Vulkanik, Ada Manfaat untuk Tanah hingga Ekosistem Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal