Mobil Koenigsegg Gemera Seharga Rp53 Miliar Dirusak di Depan Hotel, Pemilik Nangis Kaca Depan Hancur

Dani M Dahwilani
Hypercar Koenigsegg Gemera seharga Rp53 miliar dirusak di depan hotel mewah, pemilik nangis kaca depan hancur. (Foto: Koenigsegg/Reddit)

Karena jumlah produksinya sangat terbatas, pemilik Gemera tidak bisa begitu saja mencari kaca pengganti dari pasar aftermarket. Mobil tersebut kemungkinan harus mendapatkan komponen resmi dari Koenigsegg dan berpotensi dikirim kembali ke markas perusahaan di Swedia untuk menjalani perbaikan.

Diduga Belum Bayar Pajak Denmark

Kerusakan Gemera tersebut juga menjadi sorotan karena mobil diketahui terlihat berkendara di sejumlah kota di Denmark dengan menggunakan pelat nomor dealer dari Swedia.

Menurut seorang pengguna Reddit, penggunaan pelat nomor tersebut diduga menunjukkan bahwa proses registrasi lokal dan pembayaran pajak kendaraan di Denmark belum diselesaikan pemilik.

Ini menarik perhatian karena Denmark dikenal memiliki pajak registrasi kendaraan yang sangat tinggi, terutama untuk mobil dengan harga fantastis.

Denmark menerapkan sistem pajak registrasi progresif berdasarkan nilai kendaraan baru. Untuk kendaraan dengan nilai di atas 237.400 krona Denmark atau sekitar Rp600 juta, tarif pajak yang berlaku dapat mencapai 150 persen untuk bagian nilai kendaraan di atas batas tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Pegang Rekor Terkencang di Dunia, Koenigsegg Bikin Mobil Berlapis Emas 24 Karat

5 tahun lalu

Mobil Tercepat di Dunia Koenigsegg Jesko dan Gemera Mengaspal di Indonesia

6 tahun lalu

SSC Tuatara Rebut Gelar Mobil Tercepat di Dunia Kalahkan Koenigsegg Agera RS

6 tahun lalu

Mahasiswa Ini Bocorkan Gambar Hypercar Terbaru Koenigsegg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal